DATA KONFLIK

No

Tahun

Judul

Klip

Konflik

Sektor

 

31 2022 Masyarakat Dusun Aik Abik vs PT.GPL “Kembalikan Jantung Suku Mapur” Masyarakat menyatakan perusahaan melakukan perusakan terhadap 11 makam leluhur Suku Mapur, serta merusak hutan adat.
Perkebunan Kelapa Sawit
Perkebunan
32 2017 Suku Yerisiam dari Kampung Sima Distrik Yaur, Nabire dan PT. Pasific Mining Jaya (PMJ) PT. Pacific Mining Jaya mendapatkan izin di wilayah adat Suku Besar Yerisiam Gua, selama ini tidak pernah ada pemberitahuan dari Instansi yang mengurusi Sumber Daya Alam, klaim IUP PT. Pacific Mining Jaya di wilayah adat Suku Besar Yerisiam Gua, tanpa sepengetahuan tapi juga izin dari pemilik ulayat setempat, ini pun sama seperti suku kerabat, di ulayat Suku Besar Wate, Kabupaten Nabire dan di wilayah Suku Mee Kabupaten Paniai.
Emas
Pertambangan
33 2023 Dua kelompok Warga di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar) bentrok lantaran memperebutkan lahan sawit. Insiden itu menewaskan 1 orang dan 4 lainnya luka-luka. Dua kelompok Warga di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar) bentrok lantaran memperebutkan lahan sawit. Insiden itu menewaskan 1 orang dan 4 lainnya luka-luka.
Perkebunan Kelapa Sawit
Perkebunan
34 2018 Sengketa Lahan Proyek Bendungan Bulango Ulu Gugatan warga seluas lahan sebesar 1.000 hektar pada pembangunan Bendungan Bolango Ulu yang merupakan strategis nasional (PSN) yang dilakukan pada tahun 2018
PLTA
Bendungan
35 2018 Warga Desa Bongo dan PT PG Gorontalo Berebut Lahan Dugaan penyerobotan lahan milik warga seluas 50 hektar di Desa Bongo IV yang dilakukan oleh pihak PT. PG Gorontalo menjadi perhatian pemerintah daerah setempa
Hutan Produksi
Hutan Produksi
36 2020 Aksi Petani Pisang Gianyar Pertahankan Lahan Garapannya Konflik lahan terjadi antara pemilik lahan pisang milik masyarakat Puhu dengan investor yang ingin mengubah fungsi lahan menjadi resort wisata.
hutan
Hutan Produksi
37 2023 penangkapan terhadap sejumlah Masyarakat Adat dari lokasi tambang batubara PT Energi Batu Hitam (EBH) Salah satu warga Kampung Dingin, mengatakan yang dipersoalkan warga ialah pencemaran lingkungan dan ganti tanam tumbuh. Lokasinya di lahan warga yang berdempetan milik Priska dan Jene dengan total luas 6,6 hektare
Manufacture
Pertambangan
38 2023 Masyarakat Adat Balik Sepaku Menolak Digusur pemasangan spanduk sebagai bentuk perlawanan Masyarakat Adat Suku Balik Sepaku yang menolak digusur dari lokasi proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).
Normalisasi Sungai
Infrastruktur
39 2022 Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) proyek PLTU Gorontalo Utara yang dibangun Pt.Gorontalo Listrik Perdana (GLP) masih menyisakan masalah sengketa lahan Masalah yang sangat penting adalah persoalan lahan yang belum tuntas dibayarkan oleh perusahaan PT.Gorontalo Listrik Perdana (GLP) kepada ahli waris pemilik lahan seluas 76.5 hektar
PLTU
Infrastruktur Energi Listrik
40 2017 Konflik tanah PT Rerolara di Hokeng, milik Keuskupan Larantuka Tanah seluas 288 hektar yang dikelola PT Reinha Rosari Larantuka (Rerolara) berada dalam masalah, lahan seluas 76 hektar sudah diduduki masyarakat. Umat Pululera mengklaim, tanah yang dikuasai keuskupan ini adalah bagian dari tanah ulayat. Pada saat bersamaan, hadirnya warga Boru dan Nawokote menjadikan sebuah perlawanan horizontal antar dua kelompok masyarakat.
Perkebunan
Perkebunan
Displaying : 31 - 40 of 575 entries, Rows/page: