DATA DETIL
Suku Talang Mamak Melawan PT. Selantai Agro Lestari

 RIAU, KAB. INDRAGIRI HULU

Nomor Kejadian :  22
Waktu Kejadian :  02-02-2007
Konflik :  Perkebunan Kelapa Sawit
Status Konflik :  Dalam ProsesHukum
Sektor :  Perkebunan
Sektor Lain  :  
Luas  :  1.800,00 Ha
Dampak Masyarakat  :  0 Jiwa
Confidentiality  :  Public

KETERLIBATAN

  • Menteri Kehutanan (MENLHK)
  • Gubernur Riau
  • Bupati Indigari Hulu
  • Camat Talang Durian
  • Camat Selantai
  • Camat Talang Perigi
  • Kepala Kepolisian Resor Indigari Hulu
  • PT. Selantai Agro Lestari
  • Suku Talang Mamak

KONTEN

Masyarakat Talang Mamak secara de facto masyarakat hukum adat (tutur masyarakat, hasil penelitian ilmiah – UnRi, UI dll, pernyataan pemerintah). Namun belum memiliki pengakuan hukum/formal dari pemerintah, bahkan wilayahnya diserahkan kepada pihak swasta untuk dikembangkan menjadi perkebunan kelapa sawit. Pemerintah memberikan izin lokasi pada 2007 dan sampai saat ini belum ada HGU PT Selantai Agro Lestari. Banyak sekali hak-hak masyarakat talang mamak yang dilanggar oleh PT SAL yaitu; hak atas pekerjaan, hak atas pekerjaan karena mereka dilarang berkebun dan hutan adatnya sudah berubah sehungga mereka tidak bisa lagi mencari nafkah dari lahan mereka, hak atas lingkungan yang sehat dan bersih sehingga perempuan kesulitan mendapatkan air bersih dan masyarakat gatal-gatal, hak atas pangan, yang tadinya dengan mudah didapatkan dari hutan, tetapi dilarang berkebun dan bahan-bahan yang dipungut dari hutan menambah beban bagi perempuan, hak atas kesehatan, mereka tidak dapat mendapatkan bahan-bahan obat tradisional dari hutan, rusaknya kekeberatan sosial yang terjalin 30 tahun karena ada pro-kontra PT. Selantai Agro Lestari mengambil lahan dan tidak mengakui hak adat yang cenderung menggunakan intimidasi agar masyarakat melepaskan hak atas tanah, sulitnya akses jalan dan penerangan.


INKUIRI KOMNAS HAM, aman.or.id

LAMPIRAN

--Tidak Ada Lampiran--