DATA DETIL
Konflik PLTA Singkarak di Nagari Guguak Malalo

 SUMATERA BARAT, KAB. TANAH DATAR

Nomor Kejadian :  12_IM_Huma
Waktu Kejadian :  01-01-1992
Konflik :  PLTA
Status Konflik :  Belum Ditangani
Sektor :  Infrastruktur Energi Listrik
Sektor Lain  :  
Luas  :  4,00 Ha
Dampak Masyarakat  :  0 Jiwa
Confidentiality  :  Public

KETERLIBATAN

  • PLTA Singkarak
  • Masyarakat Adat Nagari Guguak Malalo

KONTEN


Kasus diawali dengan dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sektor Bukittinggi tahun 1992 seluas 4 ha yang berlokasi di Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar. Tahun 1997 Mulai beroperasi PLTA Singkarak, Dalam perjalanannya PLTA Singkarak menimbulkan berbagai perubahan terhadap lingkungan Danau Singkarak dan Nagari Guguak Malalo khususnya, Hal ini disebabkan oleh pengelolaan dan pemanfaatkan lingkungan yang tidak ramah lingkungan oleh PLTA Singkarak. Pada tahun 1993 terdapat retakan tanah sepanjang kurang lebih 250 meter tepatnya di Jalan Jorong II Koto. dan pada januari 2000, terdapat korban 11 Orang Tewas Karena Sedimen Tanah Amblas

PLTA Singkarak terletak di Nagari Guguk Malalo. Secara geografis Nagari Guguk Malalo berada di Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, di mana membujur dari Timur ke Barat. Tekstur tanah di sebelah barat Danau Singkarak ini adalah berbukit-bukit dengan kemiringan rata-rata 20 sampai 60 derajat dan sangat sedikit yang datar dan landai. Batas Nagari Guguk Malalo secara sebelah Timur adalah Perairan Nagari Simawang, sebelah Barat dengan Nagari Anduriang (Kabupaten Pariaman), sebelah Utara dengan Nagari Padang Laweh Malalo, sedangkan sebelah Selatan dengan Nagari Paninggahan (Kabupaten Solok ). Nagari Guguk Malalo terdiri atas 3 (tiga) Jorong yaitu II Koto, Guguk dan Baing dengan luas wilayah 18.900 ha dan berada pada ketinggian antara 360 sampai 1300M dpl. Wilayah nagari Guguk Malalo terbagi pada empat bagian yaitu 51 % hutan primer, 28 % hutan sekunder (perladangan) 0,1 % perumahan,0,9 % sawah ( lahan pertanian ) 20 % wilayah perairan danau Singkarak.

Jumlah penduduk nagari Guguk Malalo sebanyak 4.435 jiwa dan jumlah kepala keluarga 1162 KK. Sebahagian besar masyarakat nagari Guguk Malalo berprofesi sebagai petani dan nelayan, sebagian kecil lainnya berprofesi sebagai pedagang, pegawai negeri sipil dan buruh. Masyarakat Nagari Guguak Malalo terkenal dengan adatnya yang masih kuat, dimana terlihat dalam kehidupan sehari-hari mereka masih menerapkan aturan-aturan adat. Seperti dalam hal memulai ke sawah, mereka memulainya dengan sebuah ritual yang disebut dengan “membuka kapalo banda”, dimana semua unsur masyarakat yang ada di Nagari ikut serta dalam kegiatan tersebut.


Data Humawin

LAMPIRAN

--Tidak Ada Lampiran--