DATA DETIL
Intervensi Perusahaan Sawit dalam Kehidupan Masyarakat Adat Muara Tae

 KALIMANTAN TIMUR, KAB. KUTAI BARAT

Nomor Kejadian :  050_AMAN-FWI_Himas
Waktu Kejadian :  01-12-2010
Konflik :  Perkebunan Kelapa Sawit
Status Konflik :  Dalam ProsesMediasi
Sektor :  Perkebunan
Sektor Lain  :  
Luas  :  0,00 Ha
Dampak Masyarakat  :  0 Jiwa
Confidentiality  :  Public

KETERLIBATAN

  • Pemda Kutai Barat
  • PT. Borneo Surya Mining Jaya
  • Masyarakat Adat Muara Tae - Daya Benuaq

KONTEN

Masyarakat adat Muara Tae yang mendapatkan penghargaan dari Badan PBB urusan pembangunan UNDP sebagai upaya menjaga hutan sedang dihadapkan konflik hutan adatnya. Konflik yang terjadi sejak tahun 2010 merupakan ekspansi perusahaan PT. Borneo Surya Mining Jaya untuk perkebunan sawit terhadap hutan adat Muara Tae/ Daya Benuaq. Upaya merealisasikan sasaran yang dituju, perusahaan melakukan intervensi berbagai sisi. Intervensi antara masyarakat adat Muara Tae melalui politik devide et impera (adu domba) dengan janji kesejahteraan juga masyarakat dari kampung sebelah (Muara Ponak) untuk menjual tanahnya serta intervensi di tingkat pemerintah daerah melalui Bupati Kutai Barat. Dampaknya ekspansi PT. Borneo Surya Mining Jaya terhadap masyarakat adat Muara Tae yaitu hilang sumber penghidupan, seperti hilangnya sumber obat tradisional, tercemarnya air sungai akibat limbah sawit dari hulu Sungai Nayan ke Sungai Melinau, dsb.

*Tanggal & bulan kejadian masih bersifat perkiraan


http://www.mongabay.co.id/2017/02/08/muara-tae-yang-tidak-pernah-henti-diusik-masalah/ https://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/12/151210_indonesia_komunitasadat http://www.mongabay.co.id/2015/02/06/soal-penanganan-konflik-warga-muara-tae-surati-rspo-ada-apa/

LAMPIRAN

--Tidak Ada Lampiran--