DATA KONFLIK

No

Tahun

Judul

Klip

Konflik

Sektor

 

1 2011 Kriminalisasi Masyarakat Adat Punan Setarap dalam Memperjuangkan Haknya Pada tahun 1970-an, masyarakat adat Punan Setarap memilih berdiam diri karena pemahaman bahwa hutan negara dan masyarakat adat tak berhak apapun atas hutan dan kayu yang dikeluarkan dari kawasan hutan. Pada tahun 2000-an, masyarakat adat Punan Setarap mengambil sikap atas penebangan hutan adat oleh CV Luhur Perkasa yang tanpa persetujuan mereka.
Perkebunan Kelapa Sawit
Perkebunan
2 2017 Salimbatu_Konflik Lahan Plasma PT. Sanggam Kahuripan Indonesia (SKI) yang merupakan salah satu anak perusahaan dari Matahari Kahuripan (Makin) Group. Luas izin perkebunan kelapa sawit yang di dapat oleh perusahaan seluas 8.502,74. Masyarakat menyerahkan seluruh lahan perkebunan dengan janji akan dibangunkan 30% untuk plasma. Namun realisasinya sampai sekarang masih kurang secara kualitas dan kuantitas
Perkebunan Kelapa Sawit
Perkebunan
3 2014 MA Punan Dulau Vs PT Intracawood Manufacturing Masyarakat Dayak Punan dinilai menjadi korban dalam konflik lahan dengan perusahaan. Ini menunjukkan bahwa pemberian izin lokasi kepada perusahaan tidak sesuai prosedur sehingga masyarakat tersingkir dari hutan adat mereka sendiri. Intracawood mulai merambah hutan adat Punan Dulau dan Ujang sejak 1988. Dengan berbekal izin HPH dari Kementerian Kehutanan, mereka menguasai hutan adat Dayak Punan tanpa ada sosialisasi dan persetujuan dari masyarakat setempat. MA Punan Dulau merasa ditipu, diabaika dan diadudomba
hutan
Kehutanan Produksi
Displaying : 1 of 3 entries, Rows/page: